Kamis, 23 September 2010

ARTIKEL PENGERTIAN TULANG DADA DAN GELANG BAHU

A.     PENGERTIAN TULANG DADA

Tulang Dada (Os Sternum)

Tulang sternum atau tulang dada hanya ditemukan pada tetrapoda. Tulang ini membentuk elemen kerangka bagian ventral, berkaitan erat dengan tulang lingkar dada (pectoral girdle) dari kerangka kaki depan dan tulang iga. Tulang sternum bangsa buaya berupa lembaran tulang rawan sederhana dimana pada bagian belakang terbelah dua menjadi kornua xifisternum. Dibagian mediokranial lembaran tulang rawan sternum terdapat tulang sternum yang keras berbentuk pipih memanjang dengan bagian kranial meruncing dan bagian kaudal berbentuk lonjong (Weichert, 1959).

Tulang dada  berfungsi untuk melindungi organ-organ yang ada di bagian dada, seperti jantung dan paru-paru. Tentu kamu sudah tahu bahwa jantung berperan dalam memompa darah ke seluruh tubuh. Adapun paru-paru berfungsi untuk bernapas. Dengan adanya  tulang dada, organ-organ penting manusia dapat terrlindungi.

 

B.     PENGERTIAN GELANG BAHU      
Tulan ggelang bahu atau clavicula adalah tulang yang membentuk bahu dan menghubungkan lengan atas pada batang tubuh.Clavicula berbentuk kurva-ganda dan memanjang. Ini adalah satu-satunya tulang yang memanjang horizontal dalam tubuh. Terletak di atas tulang rusuk pertama. Pada ujung medial, clavicula bersendi pada manubrium dari sternum (tulang dada) pada sendi sternoclavicularis. Pada bagian ujung lateral bersendi dengan acromion dari scapula (tulang belikat) dengan sendi acromioclavicularis.Pada wanita, clavicula lebih pendek, tipis, kurang melengkung, dan permukaannya lebih halus.
Fungsi
Clavicula berguna untuk:
·        Sebagai pengganjal untuk menjauhkan anggota gerak atas dari bagian dada supaya lengan dapat bergerak leluasa.
·        Meneruskan goncangan dari anggota gerak atas ke kerangka tubuh (aksial).
Walaupun dikelompokkan dalam tulang panjang, clavicula adalah tulang satu-satunya yang tidak memiliki rongga sumsum tulang seperti pada tulang panjang lainnya. Clavicula tersusun dari tulang spons.
Perlekatan
Otot-otot dan ligamentum yang berlekatan pada clavicula:
Permukaan superior:
·        Otot deltoideus pada bagian tuberculum deltoideus
·        Otot trapezius
Permukaan inferior:
·        Otot subclavius pada sulcus musculi subclavii
·        Ligamentum conoideum (bagian medial dari ligamentum coracoclaviculare) pada tuberculum conoideum
·        Ligamentum trapzoideum (bagian lateral dari ligamentum coracoclaviculare pada linea trapezoidea
Batas anterior:
·        Otot pectoralis mayor
·        Otot deltoideus
·        Otot sternocleidomastoid
·        Otot sternohyoideus
·        Otot trapezius
Perkembangan
Clavicula adalah tulang pertama yang mengalami proses pengerasan osifikasi selama perkembangan embrio minggu ke-5 dan 6. Clavicula juga yang merupakan tulang terakhir yang menyelesaikan proses pengerasan yakni pada usia 21 tahun

C.     PENGERTIAN PANGGUL
Tulang – tulang panggul terdiri dari os koksa, os sakrum, dan os koksigis. Os koksa dapat dibagi menjadi os ilium, os iskium, dan os pubis. Tulang – tulang ini satu dengan lainnya berhubungan. Di depan terdapat hubungan antara kedua os pubis kanan dan kiri, disebut simfisis. Dibelakang terdapat artikulasio sakro- iliaka yang menghubungkan os sakrum dengan os ilium.Dibawah terdapat artikulasio sakro-koksigea yang menghubungkan os sakrum (tl panggul)dan os koksigis(tl.tungging).

Pada wanita, di luar kehamilan artikulasio ini hanya memungkinkan pergeseran sedikit, tetapi pada kehamilan dan waktu persalinan dapat bergeser lebih jauh dan lebih longgar,misalnya ujung koksigis dapat bergerak kebelakang sampai sejauh lebih kurang 2,5 cm.Hal ini dapat dilakukan bila ujung os koksigis menonjol ke depan pada saat partus, dan pada pengeluaran kepala janin dengan cunam ujung os koksigis itu dapat ditekan ke belakang.
Secara fungsional, panggul terdiri dari dua bagian yaitu pelvis mayor dan pelvis minor. Pelvis mayor adalah bagian pelvis yang terletak diatas linea terminalis, disebut juga dengan false pelvis. Bagian yang terletak dibawah linea terminalis disebut pelvis minor atau true pelvis.
Pada ruang yang dibentuk oleh pelvis mayor terdapat organ –organ abdominal selain itu pelvis mayor merupakan tempat perlekatan otot – otot dan ligamen ke dinding tubuh. Sedangkan pada ruang yang dibentuk oleh pelvis minor terdapat bagian dari kolon, rektum, kandung kemih, dan pada wanita terdapat uterus dan ovarium. Pada ruang pelvis juga kita temui diafragma pelvis yang dibentuk oleh muskulus levator ani dan muskulus koksigeus.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar